Percepat Penanganan Stroke Dengan AI & Integrasi SATUSEHAT
SatuSehatConnect menghubungkan seluruh proses perjalanan pasien stroke mulai dari deteksi pra-rumah sakit, smart routing ambulans, hingga integrasi EMR SATUSEHAT untuk memangkas waktu tunda yang selama ini merenggut ‘golden period’ penanganan.
Berdasarkan simulasi pilot Innovation Sandbox Kemenkes (30 Jun–1 Jul 2026): integrasi AI triage, smart routing, dan pre-notifikasi EMR berpotensi memangkas waktu tata laksana stroke dari >4 jam menjadi ~1 jam.
Stroke bisa diprediksi. Sayangnya, kita masih terlambat bertindak.
Stroke adalah penyebab kecacatan nomor satu di dunia, dan sebagian besar sebenarnya dapat dicegah. Empat titik kegagalan sistemik berikut yang paling banyak merenggut golden period pasien.
Recognition & Routing Delay
Jendela terapi hanya 4 jam, namun rata-rata pasien tiba di RS setelah 16 jam. 67% pasien kehilangan golden period sepenuhnya.
Treatment Bottlenecks
Hanya <1% pasien menerima trombektomi tepat waktu. Fasilitas kekurangan tenaga dan tanpa visibilitas kapasitas secara real-time.
No Integrated Records
Tidak ada pertukaran data real-time antar fasilitas. Ambulans kerap dikirim ke rumah sakit yang tidak siap menangani stroke.
Poor Post-Stroke Management
25% kekambuhan dalam 5 tahun. 52% pasien hilang dari pemantauan lanjutan (lost to follow-up).
Satu platform yang mengawal perjalanan pasien dan bukan sebaliknya.
Empat modul AI yang saling terintegrasi, mengikuti urutan nyata perjalanan pasien stroke: dari titik kejadian hingga pemulihan.
AI Triage & Prediction
Skor probabilitas stroke instan, penilaian kegawatan berbasis NIHSS dan tanda vital, serta dukungan keputusan klinis real-time untuk first responder.
- Stroke probability scoring
- NIHSS + vitals
- Clinical decision support
Smart Emergency Routing
Pemetaan kapasitas rumah sakit secara real-time, rute ambulans yang sadar kondisi lalu lintas, dan notifikasi otomatis ke EMR SATUSEHAT rumah sakit tujuan sebelum pasien tiba.
- Live hospital capacity
- Traffic-aware routing
- Integrasi EMR SATUSEHAT
Digital Consent & Family Alerts
Persetujuan tindakan digital untuk menghilangkan keterlambatan administratif, serta pembaruan status pasien secara real-time kepada keluarga.
- Informed consent digital
- Live location di ER
- Update keluarga real-time
AI Queue Management
Manajemen kapasitas rawat jalan, radiologi, dan prosedur — sekaligus mendukung pencegahan melalui integrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
- Outpatient & radiology queue
- Integrasi CKG
- Prevention pathway
Terintegrasi dengan National EMR System · Layanan 119 & SISRUTE · FHIR-compliant
Moat kami: integrasi sistem nasional yang dalam.
Dibangun oleh dokter spesialis Indonesia, untuk infrastruktur kesehatan global — bukan sekadar model prediksi, melainkan orkestrasi penuh. Sebagian besar solusi yang ada hari ini menyelesaikan satu potongan masalah; kami memilih menyelesaikan seluruh alurnya sekaligus.
| Fitur | SatuSehatConnect | SISRUTE (Eksisting) | Global Players |
|---|---|---|---|
| Prediksi stroke berbasis AI | ✓ | ✗ | ✓ |
| Pemetaan kapasitas real-time | ✓ | Partial | ✗ |
| Integrasi Nasional / FHIR | ✓ | Partial | ✗ |
| Aplikasi pasien & keluarga | ✓ | ✗ | ✗ |
| Manajemen antrean rawat jalan | ✓ | ✗ | ✗ |
| Kesesuaian regulasi lokal | ✓ | ✓ | ✗ |
| Efisien untuk konteks BPJS | ✓ | ✓ | ✗ |
Perbandingan disusun berdasarkan riset internal tim SatuSehatConnect terhadap solusi yang tersedia di pasar Indonesia dan global. Keunggulan ini bukan sekadar daftar fitur — integrasi nasional dan kesesuaian regulasi lokal berarti rumah sakit maupun dinas kesehatan bisa mengadopsi platform kami tanpa membangun ulang alur kerja yang sudah berjalan.
Stroke adalah titik masuk kami — platform kegawatdaruratan penuh adalah peluangnya.
Kami sengaja memulai dari kasus yang paling mematikan sekaligus paling dapat dicegah, sebelum memperluas ke kategori kegawatdaruratan lain yang menggunakan alur kerja serupa.
Rp 19,5T — Stroke
Rp 30,6T — Serangan Jantung
Rp 10,4T — Trauma
Rp 15T — Kritis & Maternal
Rincian belanja kegawatdaruratan tahunan di Indonesia per kategori.
Total belanja kesehatan gawat darurat Indonesia (stroke, jantung, trauma, maternal).
Biaya tata laksana stroke tahunan di Indonesia — fokus inti kami.
14 pusat neuro-intervensi + 300 Puskesmas pada harga peluncuran (Tahun 1-2).
Jalur adopsi kami mengikuti pilot yang sudah berjalan: mulai dari pusat neuro-intervensi dan Puskesmas mitra, lalu meluas mengikuti pola belanja kegawatdaruratan lain di atas begitu fondasi integrasi stroke sudah teruji.
Divalidasi Kementerian Kesehatan, siap untuk berkembang.
Setiap pencapaian berikut memperkuat validitas klinis dan kesiapan regulasi platform kami menuju implementasi skala penuh.
Juara 1 AI Hackathon Kemenkes 2025
Mengalahkan 200+ tim, divalidasi oleh panel teknis Kementerian Kesehatan. Validasi ini menjadi titik awal kepercayaan dari ekosistem kesehatan nasional.
Innovation Sandbox Kemenkes 2026
Terpilih dalam program Innovation Sandbox Kemenkes bersama Pijar Foundation, dengan jalur regulasi dipercepat — jalur pendampingan yang biasanya memakan waktu jauh lebih lama.
Kemitraan Sumatera Barat
Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Cakupan pilot: 14 RS siap-stroke + 300 Puskesmas — menjadi basis pilot lapangan pertama kami di luar simulasi.
Prototipe Berjalan di AWS
Model probabilitas AI, mesin triage, dan aplikasi pendamping keluarga dalam pengembangan aktif di infrastruktur AWS, dipilih agar platform siap menangani beban trafik nasional sejak awal.
30 Juni – 1 Juli 2026: seluruh alur end-to-end tervalidasi.
Simulasi menggunakan dummy data berhasil mendemonstrasikan alur penuh — dari deteksi first responder, Clinical Decision Support berbasis AI, Smart Emergency Routing, hingga notifikasi dini ke rumah sakit rujukan melalui EMR SATUSEHAT.
Dibangun oleh dokter, teknolog, dan pendidik.
Kombinasi latar belakang klinis, riset, teknologi, dan pendidikan ini yang membentuk cara kami membangun produk selalu dimulai dari kebutuhan nyata di lapangan.
Fajar Faisal Putra
Dokter spesialis bedah saraf (neurosurgeon) dengan minat kuat pada inovasi teknologi kesehatan. Memimpin arah klinis dan pengembangan produk untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan medis.
Muhammad Hafif Al Busyro
Software Developer dengan pengalaman lebih dari 7 tahun dalam pengembangan aplikasi enterprise dan analisis sistem. Berpengalaman membangun berbagai solusi digital berskala nasional di berbagai sektor.
Yudi Cahyadi
Pendidik teknologi dengan pengalaman membina lebih dari 300 programmer dan digital marketer. Berperan merancang strategi komunikasi agar inovasi platform dapat tersampaikan secara jelas dan mudah dipahami oleh publik.
Juara AI Hackathon Kemenkes 2025
Diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI bekerjasama dengan PwC dan Amazon Web Services (AWS) untuk mengorkestrasi sistem rujukan stroke pintar yang siap pakai.